Sabtu, 18 Maret 2017

Naskah Drama



Ini adalah naskah drama waktu aku kelas 8, drama ini terdiri dari 4 tokoh dengan 3 orang perempuan dan 1 orang laki laki.. Semoga bermanfaat.


 “Perselisihan di dalam keluarga”
TOKOH :   
          Ibu
          Syela
          Mira
          Pak Freed
Sinopsis
 “Ada sebuah keluarga yang awalnya mereka hidup rukun dan harmonis juga serba berkecukupan dan memiliki dua orang anak perempuan yang salah satunya merupakan anak angkat yang bernama Mira dan ia belum mengetahui hal tersebut. Tetapi ayah mereka sudah meninggal 5 tahun yang lalu. Sang ibu bekerja dan mengurus butik pemberian suaaminya.”
 “Namun, dalam kehidupan pastilah ada perselisihan yang mengakibatkan pertengkaran. Pertengkaran tersebut dipicu oleh kesalah pahaman.”
 “Pada suatu malam,Ibu, Syela, dan Mira makan malam bersama.”
Mira  : “masakan ibu ini sangat lezat, benarkan   syela?”
Syela : “tentu saja, kan aku yang membantu ibu memasak.”
Ibu    : “sudahlah”
Syela : “bagaimana dengan butik ibu? Apa masih lancar”
Ibu    : “Alhamdulillah lancar, sepertinya pelanggan ibu bertambah”
Mira  : “itu bagus”
Ibu    : “ya”
Syela :  “aku sudah kenyang”
Mira  : “aku juga”
Ibu    : “sekarang bersihkan diri kalian dan segera tidur!!!”
Syela & Mira : “oke bu”
Mira  : “aku sangat mengantuk”
Syela : “mari kita tidur, selamat malam”
Mira  : “selamat malam”
 “Hari ini adalah hari libur, namun Syela dan Mira masih sibuk dengan pekerjaan masing-masing. Saat itu Mira sedang menyelesaikan tugas sekolahnya dan Syela sedang menyusun buku-bukunya di rak buku”
Ibu    : Syela, kemari,bantu ibu membersihkan     dapur”
Syela : “baiklah”
Ibu    : “sapu lantainya!!!!!”
Syela : “ok, ya Astagfirullahal’zim.. kotor sekali dapurnya.. buuu, aku butuh bantuan Mira  untuk membersihkan semua ini”
Ibu    : “Mira sedang mengerjakan pr, jangan     ganggu dia”
Syela : Hmmmm……………..
                                  
“Sejak saat itu rasa iri dan kesal Syela muncul kepada Mira”                                        “Setelah Syela selesai membersihkan dapur, ibu memanggil Syela untuk menjaga rumah dan Mira, karena ibu akan pergi  sebentar.”
Ibu  : Syela “Syela…”
Syela : Yes Ibu.. “Iya bu” sambil berlari menghampiri ibu
Ibu  : “Syela         kamu dirumah sebentar ,  jaga Mira, ibu ingin pergi sebentar”
Syela : “Iya bu…”
Ibu    :”“Pak Freed, tolong siapkan mobil,”
Freed : “baik’ nyonya”
“Setelah ibu pergi, Syela segera menghampiri Mira di kamarnya”
Mira  : “ibu pergi kemana?”
Syela : “ibu sedang keluar sebentar. Mira! Kenapa kau tidak membantuku di dapur tadi?”
Mira  : “aku masih belum menyelesaikan pr ku”
Syela : “banyak alasan” kata Syela dengan nada menyinggung
      “2 jam kemudian, ibu sudah pulang ke rumah dan membawakan hadiah untuk syela dan Mira”
Mira : ibu sudah pulang”
Syela : “hai bu”
Ibu    : “lihat.. apa yang ibu bawakan untuk kalian. Ini untukmu {Mira}. Dan ini untukmu           {Syela}
Syela & Mira : “Termakasih bu…” lalu mereka segera menuju ke    kamar…                “Syela dan Mira segera membuka bingkisan dari ibu”
Mira  : lihat Syela.         . jilbab, jam tangan.. semua yang kuinginkan saat ini benar benar ada”
Syela “ya itu bagus” jawab Syela dengan berat
Mira : “ibu, apa ibu tau,         yang aku inginkan sekarang, ibu belikan tadi”
Ibu    : Itu hanya kebetulan”
Mira  : “terimakasih ibu”
…………………
Syela : “aku akan sembunyikan ini” ia pun segera pergi….
“kemudian Mira segera kembali ke kamar dan ia mencari sesuatu”
Mira : “dimana jam tanganku?”lalu Mira bertanya pada ibu
           “bu, apa aku meninggalkan jam tanganku                   disini?”     
Ibu    : “tidak ada,!!”
Mira  : dimana…dimana jam tanganku”
Ibu    : “Pak Freed, tolong bantu mira       mencari jam tangannya”
Freed : Baiklah” lalu dia bertanya kepada Syela
 Freed: “apa kamu melihat jam tangan Mira?”
Syela : “tidak..” jawabnya
 “Setelah Pak Freed meninggalkannya, Syela berpikir ingin mengmbil jam tangan itu, tetapi Mira segera melihat hal itu”
Mira  : apa kamu yang menyembunyikan jam       tanganku?”
Syela : “mmmm… tidak” jawab Syela dengan gugup
Mira  : “kau ini kenapa? Apa kau iri pada ku, katakan saja, apa aku harus memberitahu    ibu”
Syela : “Berhenti… ya, aku memang iri padamu, ibu lebih sayang padamu daripada aku”
Mira  : “tapi kenapa, aku adalah adikmu”
Syela : “Tidaaak… kau bukan adikku, kau adalah anak angkat yang diadopsi orangtuaku 10 tahun lalu, apa kau tahu itu?”
Mira  : “ lie” “bohong”
Syela : “tidak, aku tidak berbohong adikku, tanyakanlah pada ibu, sekarang.”
“Mira segera berlari menemui ibunya sambil menangis”
Ibu    : “kenapa kau menangis????”
Mira  : “apa benar.., aku bukan anak kandungmu?”
Ibu    : “kau benar maafkan ibu”
 Mira : tapi kenapa, kenapa ibu tidak pernah mengatakan hal ini”  
Ibu    : “maafkan ibu, tolong maafkan ibu”
Mira  : “baiklah”
“Syela memikirkan apa yang telah dilakukannya tadi, ia merasa bersalah”
Syela : “aku tidak seharusnya seperti ini” aku harus minta ma’af pada Mira”
 “Mira… maafkan aku, aku sangat menyesal, maafkan aku, aku benar-benar      menyayangimu seperti adikku sendiri, kumohon maafkan aku”
Mira  : apa kau sungguh menyayangiku, sepenuh hati????”
Syela : “YA.. tentu, aku menyayangimu, apa kau ,mau memaafkanku??”
Mira  : “ya, tentu”
 “akhirnya kesalah pahaman dan perselisihan inipun berakhir, Syela dan Mira hidup dengan damai kembali, ibupun tidak pernah membedakan keduanya”










         

Tidak ada komentar:

Posting Komentar